Sebaiknya Tidak Menyimpan Obat di Kulkas, Ini Bahayanya! Seorang Anak Koma Usai Minum Obat Dari Dalam Kulkas

Sebuah berita sempat menghebohkan beberapa waktu yang lalu. Kejadiannya ada di negeri Jiran Malaysia.

Pria berporfesi guru memosting anak didiknya yang harus dilarikan ke ruang gawat darurat, bahkan mengalami koma.



Gara-garanya saat itu ia sakit, lalu meminum obat yang disimpan di dalam kulkas.

Usai minum obat tersebut, anak itu langsung pingsan dengan mulut berbuih (berbusa).

Celakanya lagi, sang kakak yang juga mengalami penyakit yang sama, yaitu demam, juga langsung mengalami hal sama usai meminum obat tersebut.

Hal tersebut di atas dapat diketahui dari postingan bernama Adi Manja di bawah ini:


Adi Manja pun berpesan, "Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua yang suka menyimpan obat dalam kulkas.


Apa Kata Dokter 

Saat menggunakan obat-obatan kita tidak boleh sembarang, banyak yang harus diperhatikan agar tidak merusak fungsi obat. Cara menyimpan obat pun hal sering luput dari pengawasan padahal pada kemasan terdapat tata cara bagaimana menyimpan obat secara benar. Bahkan, kebanyakan dari kita menyimpan obat di dalam kulkas.

Staf Clinical Research Supporting Unit(CRSU) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. J Hudyono MS, SpOk, MFPM, menjelaskan penyimpanan obat yang salah dapat mengurangi fungsi obat. Ambil contohnya, menyimpan sisa obat sirup di dalam kulkas.

"Sudah sembuh, obat pasti disimpan, tapi ada yang disimpan di kulkas. Itu kesalahan. Di kemasan ada petunjuk disimpan pada suhu tertentu. Kalau di kulkas, di bawah delapan derajat bisa menggumpal," ujar Hudyono.

Begitu pun dengan obat tablet maupun kapsul. Biasakan membaca petunjuk penyimpanan obat pada kemasan. Pada dasarnya, penyimpanan obat tidak di tempat yang lembab, suhu tinggi atau panas, dan tidak pada suhu dingin.

Bukan seperti makanan yang disimpan kulkas lalu segar, penyimpanan obat di kulkas tidak akan memperpanjang usia pemakaian obat. Penyimpanan yang salah justru bisa mengurangi keefektifan obat dalam menyembuhkan penyakit.

"Obat sangat sensitif dengan perubahan suhu, kalau tidak sesuai nanti bisa rusak," tambahnya.

Obat-obatan memang tidak bisa disimpan terlalu lama karena ada masa kedaluwarsanya. Bahkan untuk antibiotik harus langsung dihabiskan, tidak untuk disimpan. Pemakaian antibiotik harus sesuai resep dokter.

Jika sering menggunakan antibiotik yang sudah lama tersimpan agar mengakibatkan kualitas obat tersebut sudah menurun, pasien berisiko mengalami resistensi antibiotik. Wah, harus lebih hati-hati, nih.

Lalu bagaimana jika ada obat yang masih sisa? "Jika ada obat-obatan yang belum habis dan ingin dibuang sebaiknya dihancurkan agar tidak ada oknum jahat yang mengambilnya, lalu dijual lagi karena sudah banyak kasus seperti itu," tuturnya.

Nah, itu tadi info soal menyimpan obat yang perlu diperhatikan, Ladies. Selalu baca petunjuk dan prosedur penyimpanan obat-obatan yang kamu konsumsi ya untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.


sumber : fimela.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Sebaiknya Tidak Menyimpan Obat di Kulkas, Ini Bahayanya! Seorang Anak Koma Usai Minum Obat Dari Dalam Kulkas"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel