Lalai dan Tidak Tahu, itulah Penyebabnya

Kalau udah kejadian nanti baru nyadar... Anakku kok jadi gini kepalanya... Duh kasihaan anakku... Penyesalan datang belakangan... 


Nah kan...sering lihat kan bentuk kepala bayi datar seperti di atas? Begitulah realita di Indonesia, banyak orang tua yang kurang memperhatikan hal ini.


Padahal "kepala peyang" juga akan berdampak buruk pada kesehatan anak, terutama otak dan kemampuannya berpikir.

Bunda tahu kan, ada anak yang sudah berusia sekian tahun tapi masih saja susah bicara? Selain itu, ada juga anak yang susah sekali menangkap omongan orang lain (bahkan orang tuanya sendiri).

Lebih parah lagi: ada anak yang suka linglung. Bingungan (bahasa Jawa) atau apa-apa bingung, tidak jelas apa maunya.

Pada dasarnya, efek negatif dari kepala bayi peyang adalah menurunnya kemampuan penglihatan bayi, pendengarannya, kognitif, dan juga keterlambatan motorik bayi. Semakin peyang, maka akan semakin buruk dampaknya.

Itu dampak buruknya bila anak peyang. Serem! Tapi Bunda pasti juga paham, bentuk kepala bayi yang bundar normal akan lebih menggemaskan dan lucu bila dilihat 😍
1f60d.svg
 sepakat kan? Makanya Bunda harus hati-hati betul loh yaa...

Begini juga Bunda...

Jangan sampai kalau si bayi udah gede dipanggil "si peyang" karena bentuk kepalanya tidak seperti temen-temennya yang bulat bagus... Kasihan kan ... udah ganteng-ganteng dan cantik-cantik diejek temennya... 😧
1f627.svg

Bunda mau punya anak yang diperlakukan seperti itu, sering dapet bullying? Enggak kan..

Yang katanya sayang anak nih, dijaga betul loh ya bentuk fisiknya. Jangan sampai peyang kepala si baby. Suami dan mertua bisa marah juga kan--dikira ngurusnya nggak bener? 😭
1f62d.svg

Simak terus ya anjuran cara mengatasi kepala peyang pada bayi. 
Jadi, Apa Sih Yang Menyebabkan?

Yang pertama adalah penggunaan (1) bantal datar, (2) bantal dengan lubang di tengah, (3) cara menggendong bayi yang salah, maupun karena (4) posisi tidur bayi yang keliru.

Hal itulah yang dapat menyebabkan perubahan pada tulang tengkorak bayi sehingga bentuk kepala bayi Anda menjadi tidak normal (peyang) secara permanen. Ingat ya Ayah-Bunda, permanen! Alias tidak dapat dikembalikan.

Rata-rata bayi, kepalanya mulai mengeras dalam 8 minggu setelah lahir, dan benar-benar keras saat usia bayi 10 bulan. Itupun baru kepala bagian belakang. Dan bagian yang mengeras ini biasa disebut sebagai Fontanel.

Makanya Bunda wajib hati-hati dengan kepala bayi yang masih berusia 0-9 bulan, karena ia masih lunak dan masih dapat berubah bentuk mengikuti tekanan-tekanan yang diterima oleh kepalanya. Di usia ini pun kepala bayi yang datar atau peyang masih bisa kembali normal bila penanganan yang Ayah-Bunda berikan benar. 

Tetapi saat usianya sudah 10 bulan, tak ada harapan lagi kepala si kecil akan kembali normal. Tentu dikarenakan kepalanya yang sudah keras sempurna. Jadi, jangan sampai salah menaruh dan menggendong bayi!

Dan rupanya, fontanel bayi bagian depan lebih lama mengeras ketimbang belakang. Diperlukan waktu 18 bulan hingga fontanel bayi bagian depan dapat mengeras sempurna. Dalam waktu ini pun Bunda harus waspada dengan tekanan yang diterima kepala bayi bagian depan.

Kesalahan dapat membuat kepala bayi menjadi lonjong, bahkan cenderung cekung, lebih parah lagi antara kepala bagian kanan dan kiri tidaklah sama.


Bunda mau buah hatinya seperti ini? Tentu kita berharap si kecil tumbuh sehat dan normal.


Sebetulnya banyak orang tua yang menanyakan hal serupa pada saya. Tapi mau bagaimana lagi, sangat banyak yang sudah 'nasi menjadi bubur' alias sudah terlanjur terjadi. 

Kepala anaknya sudah peyang karena kelalaian orang tuanya. Mau operasi? Tentu amat sangat berresiko.

Yang kami sarankan hanyalah memperhatikan makanan dan gizinya untuk meminimalisir masalah buruk terkait otak dan kecerdasannya.


Bunda Juga Pasti Sependapat ...

Bahwa lebih baik mencegah dari pada mengobati. Lebih baik mencari solusi dari sekarang agar bayi Bunda terhindar dari kepala peyang.

Karena itulah, saya menyarankan Bunda untuk mulai memakai alas kesehatan sekaligus penerapis khusus untuk kepala bayi. Sebuah alas kepala yang tidak keras, sesuai dengan bentuk kepala bayi, dan juga yang akan menjaga kesehatan kepala dan otaknya.

Jangan memakai sembarang bantal. Alih-alih mencoba-coba dan tanpa pengetahuan tentang dunia medis, Bunda memakai bantal yang berrisiko buruk pada bayi. Apalagi jika menyamakan bantal orang dewasa dengan bantal bayi  😀
1f600.svg
€haram hukumnya ya.




Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Lalai dan Tidak Tahu, itulah Penyebabnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel